Rabu, 12 Desember 2012

membuat Query dan diagram peta dunia pada Arcview


  • Buka Arcview GIS 3.3 dan membuka file baru
  • Buka menu file --> extension lalu beri centang pada Edit Tools (ver3.1), MNDR dan JPEG lalu OK

     

  • Klik icon add theme dan pilih direktori C-->Esri data-->world-->country.shp lalu klik OK
  • setelah itu akan muncul gambar seperti dibawah ini

  • Setelah itu pilih icon open Theme table


  • Klik icon query builder yang ada bergambar palu lalu masukkan query yang ingin kita cari. disini saya ingin mencari type mata uang setelah itu klik -->New set

  • setelah itu akan tampil negara-negara yang masuk dalam kriteria query yang di inputkan tadi dengan  tanda berwarna kuning.

Area yang berwarna kuning pada peta menunjukan daerah yang memiliki mata uang dirham atau pun dolar


  • Setelah itu untuk membuat diagram klik Creat chart. Beri Nama file chart tersebut.disini saya memberi nama dengan Mata uang.setelah itu Fields yang digunakan yaiu Pop_country dan Label yang digunakan yaitu nama Kota. setelah itu klik Ok

  • Setelah itu pilih icon Pie chart galery
akan terlihat diagram negara-negara yang memiliki mata uang dirham atau pun dollar














Kamis, 29 November 2012

Tutorial Digitasi peta Solo Menggunakan Polyline



Cara membuat Polygon dengan menggunakan Polyline disini syaratnya harus memenuhi spesifikasi berikut:
1.  Peta .jpg (disini ambil contoh peta daerah solo)
2. EXT32( copy aja semua dalam file)

Jika sudah lanjutkan dengan mengikuti langkah-langkah berikut:


langkah 1:
Copy semua file di EXT32 lalu paste ke C:\ESRI\AV_GIS30\ARCVIEW\EXT32. 

Langkah 2:

Buka Aplikasi ArcView GIS 3.3
Pilih File – Extensions. Lalu beri centang pada Edit Tools(ver3.1),JPEG(JFIF) Image Support, MNDR Stream Digitalizing Extension. Lalu OK

       

Langkah 3:
Pilih View – Add Theme – Pilih gambar Peta solo.jpg



Langkah 4:
Pilih View – New Theme, Lalu pada Feature type pilih Line. Lalu tekan OK
Simpan ke Folder anda.


Langkah 5:
lakukan digitasi pada peta dengan mengklik open stream digitalizing lalu pilih digitalizing line


Hasilnya seperti ini



L     Langkah 6:
Jika sudah selesai,pilih ET(Edit Tools 3.1) – Edit Theme – Yes – Clean – Analyze.
Jika terdapat titik merah,ada kesalahan karena jalur tidak tersambung. 



Cara menyambungkanya,kita close lalu pilih Polyline Edit Tools. Gunakan tools Remove redundant untuk menyambung garis yang telah putus. Dan tool Eraser with polygon digunakan untuk memotong atau menghapus garis. Dan Draw(redraw) untuk cek apakah garis sudah menyambung atau tidak. Jika benar,maka ada titik kotak berupa warna hijau atau biru. setelah semua diperbaiki makan akan tampil seperti berikut, warna node berubah menjadi biru. Kemudian close edit show-->stop editing, dan jangan lupa di save.

Langkah 7
memberikan warna pada daerah masing-masing. Caranya pilih Build Polygons – simpan ke folder anda – simpan lagi di folder yang sama. Pada theme Pghon.shp di klik 2x lalu muncul Legend Editor. Lalu pilih Legend Type di ganti Unique Value dan values Field pilih area. Jika ingin memberikan warna yang lain pada Color Schemes. 


seharusnya warna akan membatasi area-area yang telah diberi garis seperi dibawah ini
Hasil akhir


Nama: Zulfa Afifah 
Nim: 10.11.3654        


Sabtu, 29 September 2012

SIG


Sistem informasi geografis


Sistem Informasi Geografis (bahasa InggrisGeographic Information System disingkat GIS)
adalah sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan).
 Atau dalam arti yang lebih sempit, adalah sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun,
 menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi
 menurut lokasinya, dalam sebuah database. Para praktisi juga memasukkan orang yang membangun dan
mengoperasikannya dan data sebagai bagian dari sistem ini.
Teknologi Sistem Informasi Geografis dapat digunakan untuk investigasi ilmiahpengelolaan sumber daya,
 perencanaan pembangunankartografidan perencanaan rute. Misalnya, SIG bisa membantu perencana untuk
 secara cepat menghitung waktu tanggap darurat saat terjadi bencana alam, atau SIG dapat digunaan untuk
 mencari lahan basah (wetlands) yang membutuhkan perlindungan dari polusi.

Qgis08_grass6_toolbox.png (1280×1024)